Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Stok Beras Aman, Begini Kata Dirut Perum Bulog

Selasa, 02 Januari 2024 | Januari 02, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-01-02T10:10:25Z


Jurnaljabar.my.id/Jakarta - Pemerintah terus berupaya mengamankan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang ditargetkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar 3 juta ton. Termasuk cadangan beras guna menghadapi bulan Ramadan dan Lebaran 2024.


Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pemerintah telah menugaskan Perum Bulog untuk melakukan impor beras 2 juta ton pada 2024. Ia pun menilai proses impor saat ini cenderung lebih mudah.


"Jadi kita yakin bahwa stok beras baik, yang awal tahun maupun semester I 2024 kita siap untuk menghadapi Lebaran dengan stok yang memadai," ujar dia dalam kunjungan ke kawasan pergudangan milik Perum Bulog di Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (30/12/2023).


Senada, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menjamin stok cadangan beras pemerintah tetap memadai di 6 bulan pertama tahun depan, termasuk pada musim Ramadan dan Lebaran 2024.


"Yang jelas stok Bulog cukup baik untuk menghadapi pergantian tahun ini, mengahadapi Ramadan, Lebaran sampai dengan semester I sudah secure untuk beras. Demikian juga untuk (pangan pokok) yang lain," ungkapnya.


Untuk menjaga stabilitas harga beras, Perum Bulog juga menggelontorkan bansos beras dalam program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP). Itu akan digelar selama 6 bulan dalam dua tahap pada Januari-Juni 2024.


"Bantuan pangan tanggal 2 (Januari 2024) sudah segera dimulai dan seterusnya begitu menjamin ketersediaan pangan dalam hal ini stok beras untuk masyarakat. Program sudah ada terus kita jalankan, di-back up lagi dengan program komersialnya Bulog," tuturnya.


"Jadi, Insya Allah untuk pangan kita bisa cukup yakin bahwa persiapannya sudah cukup matang. Paling tidak sampai dengan semester I itu sudah tersedia semuanya," pungkas Bayu.

×
Berita Terbaru Update